Kriptografi & Enkripsi

| Senin, 30 Agustus 2010 | 0 komentar |
1)Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu kripto dan graphia. Kripto artinya menyembunyikan, sedangkan graphia artinya tulisan. Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data (Menezes, Oorschot and Vanstone, 1996). Tetapi tidak semua aspek keamanan informasi dapat diselesaikan dengan kriptografi.

Kriptografi dapat pula diartikan sebagai ilmu atau seni untuk menjaga keamanan pesan. Ketika suatu pesan dikirim dari suatu tempat ke tempat lain, isi pesan tersebut mungkin dapat disadap oleh pihak lain yang tidak berhak untuk mengetahui isi pesan tersebut. Untuk menjaga pesan, maka pesan tersebut dapat diubah menjadi suatu kode yang tidak dapat dimengerti oleh pihak lain.

2)Enkripsi adalah sebuah proses penyandian yang melakukan perubahan sebuah kode (pesan) dari yang bisa dimengerti (plainteks) menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti (cipherteks). Sedangkan proses kebalikannya untuk mengubah cipherteks menjadi plainteks disebut dekripsi. Proses enkripsi dan dekripsi memerlukan suatu mekanisme dan kunci tertentu.

MEDIA TRANSMISI

| | 0 komentar |
MEDIA TRANSMISI
Fungsi : Sebagai jalur lintas data dan distribusi informasi
•Menghubungkan satu terminal dengan terminal lain
•Menghubungkan antara terminal dengan server
•Menghubungkan satu terminal dengan suatu peripheral
Media Transmisi :
•Dengan menggunakan kabel
•Tanpa kabel

MEDIA TRANSMISI DENGAN KABEL
•Jenis kabel :
–Twisted Pair seperti Kabel telepon
–Coaxial
–Serat Optik ( fibre optic)
Jenis Twisted PaiR

•Shielded :Kabel yang setiap pasang di beri perlindungan,lebih mahal
•Unshielded: Dibagi beberapa kategori
Keuntungan :
- Mudah dalam membangun instalasi
- Relatif lebih murah harganya

Kelemahan :
- Jarak jangkau dan kecepatan terbatas (lokal)
- Mudah terpengaruh oleh noise

Jenis Coaxial
•Baseband (Kabel 50 ohm) : Digunakan untuk transmisi digital
•Broadband (Kabel 75 ohm) : Digunakan untuk transmisi analog

Keuntungan :
-Tidak terpengaruh noise
-Harga lebih murah

Kelemahan :

-Penggunaan kabel mudah dibajak

-Untuk jenis coaxial tertentu tidak memungkinkan untuk dipasang di beberapa jenis ruang

Serat optic
Serat optik dapat mentransformasikan data dengan pulsa cahaya.
Komponen :
Media transmisi :
Serat kaca yang sangat halus
- Sumber cahaya : Light emitting diode & laser diode
- Detektor : Photo diode

Keuntungan :
- Jarak jangkau yang cukup luas
- Tidak terpengaruh noise
- Tidak dapat disadap & tidak mudah mengalami gangguan

Kelemahan :
- Harga cukup mahal
- Sulit dalam pemasangan instalasi
- Teknologi masih berkembang


Jenis-jenis serat optik :
- AMP SC Duplex Style Connector
- SC Epoxy Connector
- SC Epoxyless Connector
- ST Epoxyless Connector
Penanganan Jalur & bundel kabel :
Fungsi :

- Menghindari adanya gangguan pada kabel
- Menciptakan suasana ruang yang rapi & nyaman
Penanganan kabel di luar :
Dengan alat bantu berupa box & rak

Penanganan kabel di dalam :
Instalatur bangunan bekerjasama dengan arsitek bangunan.

Keuntungan wireless
.Dapat membangun jaringan komputer yang terpisah & kondisi medan yang sulit
.Dapat dipakai oleh bangunan yang terlanjur sudah jadi
.Dapat digunakan pebisnis yang mobilitasnya tinggi
.Mudah dalam perawatan

Kelemahan wireless
.Kemampuan transfer data lebih kecil daripada jaringan kabel
.Keamanan data belum terjamin masih mungkin disadap
.Biaya instalasi yang mahal
.Jaringan mudah terganggu
.Sulitnya proses instalasi karena masih sedikit SDM yang menguasai teknologi ini

KOMPONEN - KOMPONEN JARINGAN KOMPUTER

| | 0 komentar |
KOMPONEN – KOMPONEN PADA JARINGAN KOMPUTER

1.Switch dan Hub
Merupakan network device yang berfungsi untuk menghubungkan semua client, printer, workstation,serveratau perangkat network lainnya (Access Point) dengan menggunakan cable-cable jaringan yang ada (Coax, UTP ataupun Fiber Optic). Switch memiliki kemampunan management traffic data yang lebih baik dari pada Hub adalah komponen dalam jaringan yang menghubungkan beberapa komputer sekaligus
- Aktif, juga menguatkan sinyal (repeater)
- Pasif, tidak menguatkan sinyal hanya meneruskan
-Intelegent,mempunyai Fungsi tambahan Contohnya switch.

Antar hub juga dapat saling berhubungan, ini disebut sebagai chaining melalui port uplink. Dengan adanya ini maka dapat meningkatkan kinerja jaringan yaitu dapat mengisolasi suatu komputer dari komputer lain.
Hub akan mengirim paket ke semua komputer yang dihubungkan ke hub tersebut tetapi switch hanya akan melewatkan paket ke alamat yang dituju. Karena switch mempunyai kemampuan mendeteksi alamat komputer yang akan dituju. Jelas disini switch lebih aman dan lebih cepat. Switch pada saat yang sama dapat menangani lebih dari satu koneksi. Tentu saja dengan kemampuan lebih seperti ini harga switch lebih mahal dari pada harga hub.
Dengan adanya hub maupun switch sebagai penghubung maka banyak komputer dapat saling berhubungan. Bila tanpa hub atau switch untuk menghubungkan dua atau lebih komputer kita gunakan konektor BNC. Kecepatannya rendah. Tetapi dengan hubungan menggunakan RG45 dan Ethernet Card yang mendukung serta kemampuan hub ataupun switch yang mendukung maka kita dapat mendapatkan kecepatan).
Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan Data-link, mirip dengan bridge, berfungsi menghubungkan banyak segmen LAN ke dalam satu jaringan yang lebih besar. Seperti bridge, switch bekerja atas dasar informasi MAC address. Switch mempunyai kemampuan dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan bridge karena switch selain bekerja secara software juga bekerja di atas hardware. Switch menggunakan algoritma store-and-forward dan cut-through pada saat melakukan pengiriman data.

2. Router
Merupakan network device yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda, router bekerja pada Layer 3 pada OSI Layer, sehingga memungkinkan melakukan process routing, dimana process inilah yang membuat semua jaringan yang berbeda dapat terhubung satu dengan lainnya
Sebuah Router mengartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain, hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.

3. Kabel
Kabel yang paling umum dan mudah pemasangannya adalah kabel jenis Coaxial. Namun sesuai perkembangan HUB atau Concentrator penggunaan kabel ini pun mulai berkembang dan kabel UTP yang dipilih, karena selain harganya tidak terlalu mahal namun kemampuannya bisa diandalkan.
Kabel jenis lain yang sempat populer awal tahun 1990-an adalah kabel coaxial. Kabel jenis ini hampir sama seperti kabel antena televisi. Kabel lain yang juga sangat populer adalah Fiber Optik (F/O). Kabel jenis ini sangat mahal harganya, tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data sangat tinggi.

4.Server
Sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Contoh dari service ini adalah DHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan lain sebagainya.

5. User
Merupakan pengguna atau pemakai sebuah perangkat jaringan komputer.

6.Network Interface Card (NIC)
Kartu jaringan atau LAN Card berupa papan elektronik yang nantinya ditanam atau dipasang di setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan. Jaringan ini tidak terbatas pada LAN (Local Area Network) saja bisa juga Workgroup.
Ethernet Card berfungsi sebagai penghubung antara komputer dengan network device. Ada beberapa jenis koneksi yang dapat digunakan untuk terhubung dengan NIC. Jika media transmisi menggunakan cable coaxial maka konektornya berupa konektor BNC (Barrel Nut Connector atau Bayonet Net Connector). Tapi jika media transmisinya menggunakan cable twisted pair, maka jenis konektor yang dipakai adalah konektor RJ-45. Konektor RJ-45 ini yang sekarang sering digunakan dan dijumpai di hampir semua jaringan komputer.

7. Topologi
Sebagai penghubung sejumlah mode atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umumnya dipakai adalah : Mess, bintang(Star), bus, tree, dan cincin(ring). Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut:
Jenis-jenis Media yaitu :
a) Twisted Pair
b) Coaxial Cable c) Optical Cable d) Wireless
Topologi dibagi menjadi dua jenis yaitu Physical Topology dan Logical
Topologi. Dibawah ini adalah jenis-jenis Physical Topologi.
1. Topologi Bus atau Daisy Chain
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
a) satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, sepanjang kabel terdapat node.
b) umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
c) signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
d) problem terbesar pada saat kabel putus.

2. Topologi Ring
Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
a) lingkaran tertutup yang berisi node-node
b) sederhana dalam layout
c)signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan
terjadinya collision (dua paket data bercampur),
sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana.

d) problem: sama dengan topologi bus
e) biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan
f) dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star
3. Topologi Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:

a)komunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node
ke central node dan kembali lagi.

b)mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang
langsung terhubung ke central node

c) keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak
terganggu
d)dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu
traffic node, biasanya digunakan kabel UTP

4. Topologi Extended Star
Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star
dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu :

a) setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.

b) Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang
banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.
c) keunggulan : jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus

d)Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya
menghandelsatu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node
ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.
5. Topologi hierarchical
Topologi ini biasa disebut sebagai topolodi tree. Dibangun oleh seperti halnya topologi extended star yang dihubungkan melalui sub node dalam satu central node.Topologi ini dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan juga mensupport baik contention maupun token bus access.

6. Topologi Mesh

mesh topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung
secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain
Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi.
Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link
yang lainnya.

8. Repeater
Berfungsi untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segment kabel dan meneruskannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal aslinya, pada segment kabel yang lainnya. Dengan demikian jarak antar kabel dapat diperpanjang.

9. Bridge
Fungsinya hampir sama dengan repeater, akan tetapi bridge mampu menghubungkan antara jaringan yang menggunakan transmisi yang berbeda. Bridge dapat pula menghubungkan jaringan tipe kabel yang berbeda atau topology yang berbeda.

10. Fiber Optic (F/O)
Jaringan yang menggunakan F/O ini memang sangat jarang digunakan. Biasanya hanya perusahaan besar saja yang menggunakan jaringan dengan media F/O. Karena harganya relatif mahal dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan F/O ini dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan lagi. Kecepatan pengiriman data dengan media F/O ini lebih dari 100 Mbps dan bebas dari pengaruh lingkungan (noise).

perbedaan ( CISC & RISC )

| | 0 komentar |
Perbedaan Arsitektur RISC dengan CISC
Ditinjau dari jenis set instruksinya, ada 2 jenis arsitektur komputer, yaitu:
1. Arsitektur komputer dengan kumpulan perintah yang rumit
(Complex Instruction Set Instruction Computer = CISC)
2. Arsitektur komputer dengan kumpulan perintah yang sederhana
(Reduced Instruction Set Computer = RISC)
CISC dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan
pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit). Konsep CISC menjadikan
mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan, tetapi konsep ini menyulitkan dalam
penyusunan compiler bahasa pemrograman tingkat tinggi. Dalam CISC banyak terdapat perintah
bahasa mesin.
Konsep RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih efisien dalam
penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan kinerja program yang ditulis
dalam bahasa tingkat tinggi. Arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline.
Meskipun jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan
mungkin lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang lebih singkat daripada
waktu untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan perintah yang lebih rumit.
Mesin RISC memerlukan memori yang lebih besar untuk mengakomodasi program yang lebih
besar. IBM 801 adalah prosesor komersial pertama yang menggunakan pendekatan RISC.
Eksekusi Instruksi
Waktu eksekusi dapat dirumuskan sebagai berikut :
Waktu eksekusi = N x S x T
Dengan
N adalah jumlah perintah
S adalah jumlah rata-rata langkah per perintah
T adalah waktu yang diperlukan untuk melaksanakan satu langkah
Kecepatan eksekusi dapat ditingkatkan dengan menurunkan nilai dari ketiga variabel di atas.
Arsitektur CISC berusaha menurunkan nilai N, sedangkan Arsitektur RISC berusaha
menurunkan nilai S dan T.
Proses pipeline dapat digunakan untuk membuat nilai efektif S mendekati 1 (satu) artinya
komputer menyelesaikan satu perintah dalam satu siklus waktu CPU. Nilai T dapat diturunkan
dengan merancang perintah yang sederhana.

Reduce Instruction Set Computer (RISC)
Beberapa elemen penting pada arsitektur RISC :
• Set instruksi yang terbatas dan sederhana
• Register general-purpose yang berjumlah banyak, atau penggunaan
teknologi kompiler untuk mengoptimalkan pemakaian registernya
• Penekanan pada pengoptimalan pipeline instruksi
Lebih lanjut untuk memahami RISC, diawali dengan tinjauan singkat
tentang karakteristik eksekusi instruksi.
Aspek komputasi yang ditinjau dalam merancang mesin RISC adalah sebagai berikut:
• Operasi-operasi yang dilakukan:
Hal ini menentukan fungsi-fungsi yang akan dilakukan oleh CPU dan interaksinya dengan
memori
• Operand-operand yang digunakan:
Jenis-jenis operand dan frekuensi pemakaiannya akan menentukan organisasi memori untuk
menyimpannya dan mode pengalamatan untuk mengaksesnya
• Pengurutan eksekusi:
Hal ini akan menentukan kontrol dan organisasi pipeline
Implikasi
Hasil-hasil penelitian secara umum dapat dinyatakan bahwa terdapat tiga
buah elemen yang menentukan karakter arsitektur RISC
• Pertama, penggunaan register dalam jumlah yang besar. Hal ini dimaksudkan untuk
mengoptimalkan pereferensian operand
• Kedua, diperlukan perhatian bagi perancangan pipeline instruksi. Karena tingginya proporsi
instruksi pencabangan bersyarat dan prosedur call, pipeline instruksi yang bersifat langsung dan
ringkas akan menjadi tidak efisien
• Ketiga, terdapat set instruksi yang disederhanakan (dikurangi)
Keinginan untuk mengimplementasikan keseluruhan CPU dalam keping tunggal akan
merupakan solusi Reduced Instruction Set.
Ciri-ciri RISC :
• Instruksi berukuran tunggal Ukuran yang umum adalah 4 byte
• Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah
• Tidak terdapat pengalamatan tak langsung
• Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika
(misalnya, penambahan dari memori, penambahan ke memori)
Penggunaan File Register Besar
• Terdapat statement assignment yang jumlahnya banyak dalam program-program HLL (High
Level Language), dan banyak diantaranya berupa statement assignment sederhana seperti A=B
• Di samping itu, terdapat pula akses operand per statement HLL dalam jumlah yang cukup besar
• Apabila kita menghubungkan kedua di atas dengan kenyataan bahwa sebagian besar akses
adalah menuju ke skalar-skalar lokal, maka sangat mungkin kita memerlukan penyimpanan
register yang besar
• Alasan diperlukannya penyimpanan register adalah register merupakan perangkat penyimpanan
yang paling cepat, yang lebih cepat dibandingkan dengan memori utama dan memori cache
• Dimungkinkan untuk menerapkan dua buah pendekatan dasar, yaitu berdasarkan perangkat
lunak dan perangkat keras :
Pendekatan¬ perangkat lunak mengandalkan kompiler untuk memaksimalkan pemakaian
register. Pendakatan ini membutuhkan algoritma analisis program yang canggih
Pendekatan perangkat keras dilakukan hanya dengan¬ memperbanyak jumlah register sehingga
akan lebih banyak variabel yang dapat ditampung di dalam register dalam periode waktu yang
lebih lama
Register Windows
• Jendela register dibagi menjadi tiga buah daerah yang berukuran tetap :
Register-register parameter¬
Menampung parameter-parameter yang dilewatkan dari prosedur
Register-register¬ local
Digunakan untuk variable lokal, setelah di-assign oleh compiler
Register-register temporer¬
Digunakan untuk pertukaran parameter
• Overlap ini memungkinkan parameter-parameter dapat dilewatkan tanpa perpindahan aktual
data
Variabel-variabel Global
Teknik Register Windows memberikan organisasi yang efisien untuk penyimpanan variable
skalar lokal di dalam register. Akan tetapi teknik ini tidak dapat memenuhi kebutuhan
penyimpanan variabel global, yang diakses oleh lebih dari sebuah prosedur (misalnya, variabel
COMMON dalam FORTRAN). Terdapat dua pilihan untuk memenuhi hal tersebut :
• Pertama, Variabel-variabel yang dideklarasikan sebagai global pada HLL dapat disediakan
lokasi-lokasi oleh kompiler. Namun, bagi yang sering mengakses variabel-variabel global, teknik
tersebut tidaklah efisien
• Alternatifnya adalah melibatkan kumpulan register global di dalam CPU. Register-register ini
harus memiliki jumlah yang tetap dan dapat dipakai oleh semua prosedur
CISC (Complex Intruction Set Computer)
CISC adalah singkatan dari Complex Intruction Set Computer dimana prosessor tersebut
memiliki set instruksi yang kompleks dan lengkap, dan dirasa ber4pengaruh pada kinerjanya
yang lebih lambat. CISC menawarkan set instruksi yang powerful kuat, tangguh, maka tidak
heran jika CISC memang hanya mengenal bahasa assembly yang sebenarnya ditujukan bagi para
programmer. Oleh karena itu, CISC memerlukan sedikit instruksi untuk berjalan
Jadi sebenarnya tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah cukup
dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin.
Mengapa CISC?
Jumlah instruksi yang banyak dan instruksi yang lebih kompleks. Dua alasan utama yang
menjadi motivasi kecenderungan ini adalah adanya keinginan untuk menyederhanakan kompiler
dan keinginan untuk meningkatkan kinerja. Alasan penting lainnya adalah harapan bahwa CISC
akan menghasilkan program yang lebih kecil dan lebih cepat.
Karakteristik CISC versus RISC
Rancangan RISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature CISC dan
Rancangan CISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature RISC.
Hasilnya adalah bahwa sejumlah rancangan RISC yang terbaru, yang dikenal sebagai PowerPC,
tidak lagi “murni” RISC dan rancangan CISC yang terbaru, yang dikenal sebagai Pentium,
memiliki beberapa karakteristik RISC.
RISC CISC
Penekanan pada perangkat lunak Penekanan pada perangkat keras
Single-clock,hanya sejumlah kecil instruksi Termasuk instruksi kompleks multi-clock
Register toRegister :”LOAD”&”STORE” adalah instruksi2 terpisah Memori ke
Memori:”LOAD”&”STORE” saling bekerjasama
Ukuran kode besar(kecepatan relatif tinggi) Ukurang kode kecil,kecepatan rendah
Transistor banyak dipakai untuk register memori Transistor digunakan untuk menyimpan
instruksi2 kompleks
Bagaimanapun juga,strategy pada RISC meberikan beberapa kelebihan. Karena masing-masing
instruksi hanya membutuhkan satu siklus detak untuk eksekusi,maka seluruh program(yang
sudah dijelaskan sebelumnya)dapat dikerjakan setara dengan kecepatan
eksekusi,instruksi”MULT”. Secara perangkat keras,prosesor RISC tidak terlalu banyak
membutuhkan transistor dibandingkan dengan CISC. Sehingga menyisakan ruangan untuk
register-register serbaguna (general purpose registers). Selain itu,karena semua instruksi
dikerjakan dalam waktu yang sama (yaitu satu detak),maka dimungkinkan untuk melakukan
pipelining.
Memisahkan instruksi “L0AD” dan “STORE” sesungguhnya mengurangi kerja yang harus
dilakukan oleh prosesor. Pada CISC,setelah intruksi “MULT” dieksekusi,prosesor akan secara
otomatis menghapus isi register,jika ada operan yang dibutuhkan lagi untuk operasi
berikutnya,maka prosesor harus menyimpan ulang data tersebut dari memori ke register.
Sedangkan pada RISC operan tetap berada dalam register yang bersangkutan.
Persamaan untuk kerja (PEFORMANCE)
Persamaan berikut biasa digunakan sebagai ukuran unjuik kerja suatu komputer :
Time/Program = Time/Cycle x cycles/Instruction x instructions/Program
Pendekatan CISC bertujuan untuk meminimalkan jumlah instruksi per program,dengan cara
mengorbankan kecepatan eksekusi sekian siklus/detik. Sedangkan RISC bertolak
belakang,tujuannya mengurangi jumlah siklus/detik setiap instruksi dibayar dengan
bertambahnya jumlah instruksi per program
Penghadang jalan (Roadblocks) RISC
Walaupun pemrosesan berbasis RISC memiliki beberapa kelebihan, dibutuhkan waktu kurang
lebih 10 tahunan mendapatkan kedudukan di dunia
komersil. Hal ini dikarenakan kurangnya dukungan perangkat lunak.
Walaupun Apple’s Power Macintosh menggunakan chip berbasis RISC dan Windows NT adalah
kompatibel RISC, Windows 3.1 dan Windows 95 dirancang berdasarkan prosesor CISC Banyak
perusahaan segan untuk masuk ke dalam
dunia teknologi RISC. Tanpa adanya ketertarikan komersil, pengembang prosesor RISC tidak
akan mampu memproduksi chip RISC dalam jumlah besar sedemikian hingga harganya bisa
kompetitif.Kemerosotan juga disebabkan
munculnya Intel, walaupun chip-chip CISC mereka semakin susah digunakan dan sulit
dikembangkan Intel memiliki sumberdaya untuk menjajagi dan melakukan berbagai macam
pengembangan dan produksi prosesor-prosesor yang ampuh. Walaupun prosesor RISC lebih
unggul dibanding Intel dalam beberapa area, perbedaan tersebut kurang kuat untuk
mempengaruhi pembeli agar merubah teknologi yang digunakan.
Keunggulan RISC
Saat ini, hanya Intel x86 satu-satunya chip yang bertahan menggunakan arsitektur CISC. Hal ini
terkait dengan adanya kemajuan teknologi komputer pada sektor lain. Harga RAM turun secara
dramatis. Pada tahun 1977, DRAM ukuran
1MB berharga %5,000, sedangkan pada tahun 1994 harganya menjadi sekitar $6. Teknologi
kompailer juga semakin canggih, dengan demikian RISC yang
menggunakan RAM dan perkembangan perangkat lunak menjadi semakin banyak ditemukan.
KETERANGAN TENTANG MULT 2:3, 5:2
MULT dalam hal ini lebih dikenal sebagai “complex instruction”, atau instruksi yang kompleks.
Bekerja secara langsung melalui memori komputer dan tidak memerlukan instruksi lain seperti
fungsi baca maupun menyimpan. Satu kelebihan dari sistem ini adalah kompailer hanya
menerjemahkan instruksi-instruksi bahasa
tingkat-tinggi ke dalam sebuah bahasa mesin. Karena panjang kode instruksi relatif pendek,
hanya sedikit saja dari RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut.
CISC
Contoh mikroprosesor dengan arsitektur CISC adalah Intel 8088, 8085, 8086, Zilog Z-80 CPU,
NS 32016, MC6800. Karena jumlah instruksi lebih banyak jenis dan ragamnya maka kelemahan
CISC terletak pada sulitnya mengembangkan interpreter dan kompiler.
RISC
Merupakan arsitektur instruction set yang menekankan kepada kesederhanaan instruksi “bekerja
sedikit” tetapi tetap memberikan hasil performansi yang tinggi. Hal ini bisa terjadi karena
Proses eksekusi instruksinya sangat cepat. Arsitektur ini lebih baru dibandingkan dengan
arsitektur CISC. Arsitektur RISC memiliki sedikit instruksi banyak register. Contoh
mikroprosesor dengan artsitektur RISC adalah AMD 2900, MIPS R2000, SUN ,SPARC, MC
8800, ATMET 90S1200, 90S2313, 90S2323, 90S2343, 90S4434,90S8515.

KEAMANAN KOMPUTER

| | 0 komentar |
Keamanan Komputer

Dalam dunia komunikasi data global dan perkembangan teknologi informasi yang senantiasa berubah serta cepatnya perkembangan software, keamanan merupakan suatu isu yang sangat penting, baik itu keamanan fisik, keamanan data maupun keamanan aplikasi.

Perlu kita sadari bahwa untuk mencapai suatu keamanan itu adalah suatu hal yang sangat mustahil, seperti yang ada dalam dunia nyata sekarang ini. Tidak ada satu daerah pun yang betul-betul aman kondisinya, walau penjaga keamanan telah ditempatkan di daerah tersebut, begitu juga dengan keamanan sistem komputer. Namun yang bisa kita lakukan adalah untuk mengurangi gangguan keamanan tersebut.

Pengertian Keamanan Komputer

Pengertian tentang keamanan komputer ini beragam-ragam, sebagai contoh dapat kita lihat beberapa defenisi keamanan komputer menurut para ahlinya, antara lain :

Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa :
Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa :
Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.

Dengan semakin berkembangnya eCommerce dan internet, maka masalah keamanan tidak lagi masalah keamanan data belaka. Berikut pernyataan Erkki Liikanen yang disampaikannya pada Information Security Solutions Europe (ISSE 99), berlin 14 october 1999, antara lain :

1. Keamanan merupakan kunci pengaman user untuk lebih percaya diri dalam menggunakan komputer dan internet, ini hanya dapat dicapai jika bentuk keamanan terhubung dengan jaringan internet dan user memiliki jaminan keamanan yang sesuai.
2. Mengamankan pasar internal yang krusial untuk pengembangan selanjutnya pasar security Eropa, dan menciptakan industri kriptografi Eropa. Ini memerlukan evolusi metalitas peraturan dalam batas ketentuan nasional, mari berfikir dengan cara Eropa.
3. Pemeritah Eropa dan komisi lain berhadapan dengan kepercayaan penuh, kita lihat pasar dan dewan perwakilan telah membahasnya , kita harus melakukan pembicaraan lebih lanjut dan memusatkan pada hal perlindungan publik dari pada bahaya publik.
4. Akhirnya mempromosikan system sumber terbuka yang sesuai dengan teknologi adalah tahap penting untuk tahap ke depan guna membuka potensi pasar pengamanan industri kriptografi Eropa.

Dalam keamanan sistem komputer yang perlu kita lakukan adalah untuk mempersulit orang lain untuk mengganggu sistem yang kita pakai, baik itu kita menggunakan komputer yang sifatnya stand alone, jaringan local maupun jaringan global. Kita harus memastikan system bisa berjalan dengan baik dan kondusif, selain itu program aplikasinya masih bisa dipakai tanpa ada masalah.

Beberapa hal yang menjadikan kejahatan komputer terus terjadi dan cenderung meningkat adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya pengguna komputer dan internet
2. Banyaknya software yang pada awalnya digunakan untuk melakukan audit sebuah system dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin ada disalahgunakan untuk melakukan scanning system orang lain.
3. Banyaknya software-software untuk melakukan probe dan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis.
4. Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet
5. Desentralisasi server sehingga lebih banyak system yang harus ditangani, sementara SDM terbatas.
6. Kurangnya huku yang mengatur kejahatan komputer.
7. Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet.
8. Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet.
9. Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).

Tabel Pertumbuhan Host Internet dari tahun Januari 1993-Januari 2003
Sumber : www.isc.org

| Survey Adjusted Replied
Date | Host Count Host Count To Ping*
--------+-----------------------------------
Jan 2003|171,638,297 -

Jul 2002|162,128,493 -
Jan 2002|147,344,723 -

Jul 2001|125,888,197
Jan 2001|109,574,429 -

Jul 2000| 93,047,785 -
Jan 2000| 72,398,092 -

Jul 1999| 56,218,000 -
Jan 1999| 43,230,000 8,426,000

Jul 1998| 36,739,000 6,529,000
Jan 1998| 29,670,000 5,331,640

Jul 1997| 19,540,000 26,053,000 4,314,410
Jan 1997| 16,146,000 21,819,000 3,392,000

Jul 1996| 12,881,000 16,729,000 2,569,000
Jan 1996| 9,472,000 14,352,000 1,682,000

Jul 1995| 6,642,000 8,200,000 1,149,000
Jan 1995| 4,852,000 5,846,000 970,000

Jul 1994| 3,212,000 707,000
Jan 1994| 2,217,000 576,000

Jul 1993| 1,776,000 464,000
Jan 1993| 1,313,000



Tabel data insiden dari tahun 1988- 2001
Sumber : www.cert.org

Tahun Jumlah Insiden
1988 6
1989 132
1990 252
1991 406
1992 773
1993 1334
1994 2340
1995 2412
1996 2573
1997 2134
1998 3734
1999 9859
2000 21756
2001 52658

Ada beberapa hal yang bisa menjawab pertanyaan mengapa kita perlu mengamankan sistem komputer, antara lain :

1. Menghindari resiko penyusupan, kita harus memastikan bahwa system tidak kemasukaan penyusup yang bisa membaca, menulis dan menjalankan program-program yang bisa mengganggu atau menghancurkan system kita.
2. Mengurangi resiko ancaman, hal ini biasa berlaku di institusi dan perusahaan swasta. Ada beberapa macam penyusup yang bisa menyerang system yang kita miliki, antara lain :
a. Si Ingin Tahu, jenis penyusup ini pada dasarnya tertarik menemukan jenis system yang kita gunakan.
b. Si Perusak, jenis penyusup ini ingin merusak system yang kita gunakan atau mengubah tampilan layar yang kita buat.
c. Menyusup untuk popularitas, penyusup ini menggunakan system kita untuk mencapai popularitas dia sendiri, semakin tinggi system keamanan yang kita buat, semakin membuat dia penasaran. Jika dia berhasil masuk kesistem kita maka merupakan sarana bagi dia untuk mempromosikan diri.
d. Si Pesaing, penyusup ini lebih tertarik pada data yang ada dalam system yang kita miliki, karena dia menganggap kita memiliki sesuatu yang dapat mengguntungkan dia secara finansial atau malah merugikan dia (penyusup).
3. Melindungi system dari kerentanan, keretanan akan menjadikan system kita berpotensi untuk memberikan akses yang tidak diizinkan bagi orang lain yang tidak berhak.
4. Melindungi system dari gangguan alam seperti petir dan lain-lainnya.

Sejalan dengan semakin kompleks dan semakin majunya teknologi informasi, maka akan semakin bertambah pula resiko mengenai keamanan data dewasa ini. Bagi kita yang terbiasa menggunakan produk Microsoft, baik itu Microsoft Windows maupun Microsoft Office tentu akan sangat memahami hal ini. Setiap hari kita menghadapi resiko terkena virus, baik yang melalui email maupun dari teman yang menggunakan format Microsoft.

Melihat dari point-point di atas, sebenarnya kenapa kita perlu menjaga keamanan komputer adalah untuk menjaga informasi, karena informasi sudah menjadi komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada disebuah “Information based society”. Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi, baik yang berupa organisasi komersial (perusahaan), perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual.

Sangat pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi diinginkan hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Jatuhnya informasi ketangan pihak lain (misalnya pihak lawan bisnis) dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. Contoh informasi tentang produk yang sedang dikembangkan, maka algoritma dan teknik-teknik yang digunakan dalam pengembangan tersebut wajib dijaga kerahasiaannya. Untuk itu keamanan system informasi yang digunakan harus terjamin dalam batas yang dapat diterima.

Namun dengan berkembangnya TI, jaringan komputer seperti LAN dan Internet memungkinkan untuk menyediakan informasi yang cepat. Ini salah satu alas an perusahaan atau organisasi mulai berbondong-bondong membuat LAN untuk system informasinya dan menghubungkan LAN tersebut ke Internet. Terhubungnya LAN atau komputer ke Internet membuka potensi adanya lubang keamanan (security hole) yang tadinya bisa ditutupi dengan mekanisme keamanan secara fisik. Akibatnya kemudahan mengakses informasi berbanding terbalik dengan tingkat keamanan system informasi itu sendiri. Semakin tinggi tingkat keamanan semakin sulit untuk mengakses informasi.

Aspek-aspek keamanan komputer :

Inti dari keamanan komputer adalah melindungi komputer dan jaringannya dengan tujuan mengamankan informasi yang berada di dalamnya. Keamanan komputer sendiri meliputi beberapa aspek , antara lain :
1. Privacy, adalah sesuatu yang bersifat rahasia(provate). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator. Pencegahan yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi enksripsi, jadi hanya pemilik informasi yang dapat mengetahui informasi yang sesungguhnya.
2. Confidentiality, merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya. Confidentiality akan terlihat apabila diminta untuk membuktikan kejahatan seseorang, apakah pemegang informasi akan memberikan infomasinya kepada orang yang memintanya atau menjaga klientnya.
3. Integrity, penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Terkadang data yang telah terenskripsipun tidak terjaga integritasnya karena ada kemungkinan chpertext dari enkripsi tersebut berubah. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.
4. Autentication, ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya, apakah cocok atau tidak, jika cocok diterima dan tidak akan ditolak. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.
5. Availability, aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhnya aspe availability. Serangan yang sering dilakukan pada aspek ini adalah denial of service (DoS), yaitu penggagalan service sewaktu adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down.




Keamanan Informasi dan Perusahaan

Menurut G. J. Simons, keamanan informasi adalah bagaimana kita dapat mencegah penipuan (cheating) atau, paling tidak mendeteksi adanya penipuan di sebuah system yang berbasis informasi, dimana informasinya sendiri tidak memiliki arti fisik.


Sering kali sulit untuk membujuk manajemen perusahaan atau pemilik system informasi untuk melakukan investasi di bidang keamanan. Keamanan ini tidak dapat muncul demikian saja, tetapi harus di rencanakan. Ibarat kita membangun sebuah rumah, maka kelengkapan kunci pintu harus dimasukan ke anggaran perencanaan rumah. Demikian pula dengan pengamanan sebuah system informasi, jika tidak kita anggarkan diawal, kita akan dikagetkan dengan kebutuhan akan adanya perangkat pengamanan seperti firewall, Detection system, antivirus dan lain-lainnya.

Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan untuk merencanakan keamanan komputer :
1. Hitung kerugian apabila system infomasi kita tidak bekerja selama 1 jam, selama 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan. (Bayangkan server detik.com tidak dapat diakses selama beberapa hari. Setiap hari dia mendapat kerugian berapa juta.
2. Hitung kerugian apabila ada kesalahan informasi (data) pada system informasi yang kita miliki. Contohnya WEB kita mengumumkan harga sebuah barang yang berbeda dengan harga yang ada di toko kita.
3. Hitung kerugian apabila ada data yang hilang, misalnya berapa kerugian yang diderita apabila daftar customer dan invoice hilang dari system kita dan berapa biaya rekonstruksinya kembali.
4. Apakah nama baik perusahaan anda merupakan sebuah hal yang harus dilindungi? Bayangkan bila sebuah bank terkenal dengan rentannya pengamanan data-datanya, bolak balik terjadi security incidents. Tentu mengakibatkan banyak nasabah pindah ke bank lain karena takut akan keamanan uangnya.

Pengelolaan keamanan dapat dilihat dari sisi pengelolaan resiko (risk management). Lawrie Brown menyarankan menggunakan “Risk Management Model” untuk menghadapi ancaman (managing threats). Ada 3 komponen yang memberikan konstribusi kepada Risk, yaitu Asset, Vulnerebilites dan Threats.


Konstribusi terhadap Risk
Nama Komponen Contoh dan Keterangan
Assets
(asset) Hardware
Software
Dokumentasi
Data
Komunikasi
Lingkungan
Manusia

Threats
(ancaman) Pemakai
Teroris
Kecelakaan
Creackers
Penjahat kriminal
Nasib
Intel luar negeri

Vulnerabilites
(Kelemahan) Software bugs
Hardware bugs
Radiasi (dari layar, transmisi)
Tapping dan crostalk (percakapan silang)
Unauthorized users (user yang tidak diketahui)
Cetakan, hardcopy atau print out
Keteledoran
Cracker via telpon
Storoge media

Untuk menanggulangi resiko (Risk) tersebut dilakukan apa yang disebut “countermeasures” yang dapat berupa :

1. Usaha untuk mengurangi Threat
2. Usaha untuk mengurangi Vulnerability
3. Usaha untuk mengurangi impak/pengaruh (impack)
4. Mendeteksi kejadian yang tidak bersahabat
5. kembali (recover) dari kejadian.

perangkat keras ( hardware )

| | 0 komentar |
PERANGKAT KERAS
Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.
Perangkat Keras adalah bagian2 dari material komputer. Komponen2 ini mempunyai massa dan akan diinstalasi dengan obeng. Setiap perangkat keras memiliki garansi.
sedangkanPerangkat Lunakadalah kebalikan dari Perangkat Keras yakni bagian2 yg non material dari komputer. Seperti : BIOS, Sistem operas dan program-program. Perangkat Lunak akan diinstalasikan ke dalam komputer melalui "Keyboard" dan "Mouse".Tidak ada perusahaan pembuat perangkat lunak yg bisa memberikan garansi bahwa perangkat lunaknya 100% tidak memiliki kesalahan.
Pengenalan Hardware Komputer Secara ringkas maka sistem komputer terdiri atas tiga bagian penting yaitu
1. Perangkat keras: Unit pemrosesan sentral (CPU)/Perangkat keras: Prosesor
2. Perangkat keras: Memori ROM dan RAM
3. Perangkat keras: Input/Output

Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak
yang terdiri dari bagian berikut:
Casing dan Cooler
Adalah dua perangkat keras pendukung pada komputer. Casing adalah rumah bagi perangkat keras utama komputer. Di dalamnya terdapat motherboad dengan processor dan memory. Casing juga menjadi tempat mendudukkan hard disk dan cd-rom drive. Selain sebagai pelindung fisik, casing yang baik juga berfungsi sebagai penyalur panas yang dihasilkan komponen elektronika komputer. Penyaluran panan akan lebih sempurna dengan bantuan cooler (pendingin) yang sesuai.
Bila anda memasang hard disk pada casing, eratkanlah kedudukannya minimal dengan empat buah sekrup agar panas yang dihasilkan oleh hard disk dapat disalurkan dengan baik ke casing. Seringkali seorang teknisi dengan begitu cerobohnya hanya memasang satu atau dua sekerup saja karena dia pikir asalkan tidak jatuh. Selain untuk menyalurkan panas, pemasangan sekerup juga untuk meredam getaran yang dihasilkan oleh putaran drive.
Sistem penaginan cpu yang umum adalah berupa kipas yang meniupkan udara ke lempeng aluminium pendingin (heatsink) yang secara langsung menempel pada cpu. Lempeng pendingin ini dibuat bersirip-sirip agar permukaannya lebih luas sehingga lebih cepat melepaskan panas. Setidaknya sekali dalam setahun kipas dan heatsink ini harus dibersihkan dari debu yang menempel, karena debu akan menghalangi proses pendinginan. Untuk membersihkannya, anda harus melepaskan heatsink ini secara hati-hati dari cpu dengan bantuan sebuah obeng pipih untuk melepaskan kait heatsink dari dudukan (socket) cpu. Pekerjaan ini hanya boleh dilakukan setelah aliran listrik ke power supply diputus.
Kartu video jenis tertentu juga menggunakan heatsink dan kipas pendingin karena menghasilkan panas yang cukup tinggi, tetapi sebagian lagi hanya menggunakan heatsink tanpa kipas. Selain itu, dalam power supply juga terdapat sebuah kipas pendingin, yang dalam kebanyakan kasus, adalah merupakan kipas satu-satunya yang bertugas membuang keluar udara panas dari dalam casing. Untuk komputer yang dipakai satu atau dua jam lalu dimatikan atau komputer di ruang ber-ac, mungkin hal ini tidak masalah, tetapi bila komputer anda biasa bekerja berjam-jam apalagi ruangan tidak pula ber-ac, alangkah bijaksananya bila anda menambah kipas pada casing (biasa disebut casing fun), satu di depan menyedot udara segar ke dalam casing dan satu lagi di belakang membuang udara panas ke luar. Harga casing fun ini tidak mahal, sekitar Rp 7500,- per buah, dibandingkan dengan manfaat yang diberikannya. Makin tinggi suhu komponen elektronika maka makin singkat umurnya dan makin turun kinerjanya. Jadi, kalau kipas pendingin pada casing sudah mulai berbunyi mendengung menandakan putarannya sudah tidak optimal, segeralah ganti dengan yang baru.

masih newbie ...

| Senin, 23 Agustus 2010 | 0 komentar |
tolong bantu iaa ...
soalnya ... belom ngerti banget nich ama BLOGGER .. hhehehe ...
welcome ! :D hehe ..